2009年7月25日土曜日

Idea Vs Logic

Which is more important in solving a problem? idea or logic?
Well of course both. Nothing is better than to have both of them.

Here is a story to make me remember about the importance of a logic in problem.

Ada proposal untuk meningkatkan CSR (customer satisfaction) dan mengurangi cost dari call center, yaitu dengan menggunakan keijiban (billboard). Fungsi keijiban itu untuk supaya sesama user saling bertanya dan menjawab pertanyaan user lainnya. Jadi supaya mereka tidak perlu lagi telp ke call center (cost cut). This is the idea to solve the problem.

Banyak cara untuk Cust center menerima pertanyaan dari cust. yaitu dengan ya jelas telpon. selain telpon ada cara juga liat di FAQ web page, e-mail, live chat dengan operator dll. Kali ini proposalnya keijiban.
Mereka membuat angket menanyakan berapa lama anda mau menunggu untuk solve suatu permasalahan. well detail nya lupa... tapi hasilnya berkisar kurang dari 1 jam, sampai 4 jam, bla bla bla...
Dan mereka membuat hipotesis berdasarkan angket itu... bahwa ada sebagian besar % dari angket itu menjawab mereka mau menunggu sampai beberapa jam untuk suatu solusi.
Dan membuat data itu sebagai penguat bukti ide mereka yaitu keijiban bisa jadi efektif untuk solve problem. (disamping itu tentu ada banyak feature2 lain yang menguntungkan user)

Kalau lihat penggunaan data seperti itu... seakan2 benar ide mereka efektif.
Tapi ada sisi pandang lain... Dari banyaknya telpon yang masuk ke call center... ada beberapa pertanyaan yang sering muncul... yang malah pertanyaan itu guampang sekali.
Seperti cara install software, cara update dll... ini menunjukkan bahwa sebagian besar user adalah pemula.

Sekarang berdasar fakta lain bahwa sebagian besar pengguna (yang menelpon ke call center) adalah pemula, apakah mereka akan menggunakan keijiban?
Tsumari keijiban toiu idea wa yosasou dakedo, hontouni kore wa yuukou nano?
kalau seorang pemula bisa menggunakan keijiban... mungkin mereka juga bisa solve problem mereka dengan cari fi FAQ web sendiri sekarang kan?

toiukoto de yang di minta oleh logic adalah bukan suatu idea yang pin point. Logic itu memerlukan banyak kandidat solusi, lalu check satu persatu kemungkinannya di banyak kasus.
apa merit and demerit nya. bagaimana cost nya dll.
setelah kita cari yang paling efektif, maka itu lah jawabannya.

konoyouna kangaekata wa atarimae ni kikoesou de igai to dekinai.
ichiban yokunai nowa kalau kita seorang Idea ya san (orang yang suka mengeluarkan idea2 cemerlang) mereka cenderung menganggap ideanya pasti benar...
Dan pikirannya jadi sempit, gak bisa liat atau terima kemungkinan idea2 lain.
dan yaa bisa jadi seperti contoh yang di atas yang pertama... bisa jadi bikin angket yang cenderung mendorong ide dia sendiri.

Idea is important. But the more important thing is the ability to brainstorm possibilities and evaluate them.

0 件のコメント: